· Oleh The Hidangi Team
Dari Nol ke Pesanan Meja Pertama: Sebenarnya Berapa Lama Setup Menu QR?
Setup menu pesanan QR intinya adalah unduh aplikasi gratis, masuk (sign in), tambahkan beberapa menu lengkap dengan foto, lalu cetak kode QR untuk tiap meja — tidak ada mesin kasir tambahan yang perlu dipasang, tidak ada payment gateway yang perlu dikonfigurasi. Untuk kebanyakan resto yang dijalankan satu atau dua orang saja, tiap langkahnya cukup singkat untuk diselesaikan dalam satu waktu santai sebelum buka.

Sebenarnya apa saja yang termasuk dalam "setup" menu QR?
Ada lima hal, dan semuanya bisa dikerjakan sendiri tanpa bantuan pihak luar: pasang aplikasi, susun menu, atur pajak dan biaya layanan, cetak kode QR tiap meja, lalu opsional coba dulu pakai pesanan uji coba. Tidak ada mesin kasir terpisah yang perlu dibongkar dari dus, tidak ada card reader yang perlu disambungkan, dan tidak ada akun merchant yang perlu dibuka — Hidangi memang tidak memproses pembayaran makanan, jadi tamu tetap bayar di kasir setelah makan, persis seperti biasanya.
Ini penting untuk digarisbawahi, karena inilah alasan utama kenapa setup ini biasanya lebih singkat dari perkiraan orang. Banyak software resto makan waktu lama untuk setup karena sekaligus berusaha jadi perusahaan pembayaran — harus rekonsiliasi settlement, verifikasi akun merchant, konfigurasi mesin EDC. Hidangi melewati semua itu. Tugas utamanya cuma dua: masukkan menu ke aplikasi, dan tempelkan kode QR di tiap meja.
Apa saja langkah persisnya, urut satu per satu?
Berikut urutan realistis yang biasa dilakukan pemilik resto. Coba hitung waktu sendiri sambil mengerjakan — tiap menu resto beda ukurannya, jadi tidak ada satu angka pasti yang berlaku untuk semua, tapi tiap langkah di bawah cukup kecil untuk diselesaikan dalam sekali duduk.
- Unduh aplikasinya. Ambil aplikasi Hidangi gratis dari App Store (iOS) atau Google Play (Android). Tidak ada biaya pembelian — aplikasinya sendiri gratis untuk dipasang.
- Masuk sebagai Owner. Pakai akun Apple ID atau Google yang sudah ada untuk sign in. Tidak perlu bikin atau menghafal kata sandi baru.
- Buat kategori menu. Susun bagian-bagian menu — Nasi, Mi, Minuman, Bakar, atau apa pun yang sesuai dengan cara dapur mengelompokkan hidangan.
- Tambahkan item menu. Untuk tiap hidangan, isi nama dan harga, pilih kategorinya, lalu unggah foto. Foto biasa yang diambil sendiri pakai HP gratis diunggah di semua paket — tidak perlu gambar hasil AI atau sesi foto profesional cuma untuk memasukkan satu hidangan ke menu.
- Atur pajak dan biaya layanan. Tax(%) dan Service charge(%) sama-sama mati secara default. Kalau memang mengenakan salah satunya, nyalakan persentase yang berlaku; kalau tidak, biarkan mati dan lewati saja langkah ini.
- Cetak kode QR meja. Tiap meja punya kode QR sendiri, dan paket berbayar mendukung jumlah meja tanpa batas. Cetak jadi kartu table-tent, stiker, atau apa pun yang cocok untuk meja, lalu pasang di tiap meja.
- Coba Test Mode dulu. Sebelum buka untuk tamu sungguhan, aktifkan Test Mode dan buat beberapa pesanan uji coba sendiri — sampai 10 kali sehari. Pesanan uji coba ini tidak masuk hitungan analitik asli, jadi tidak akan mengacaukan angka penjualan, dan ini cara bagus untuk melatih staf baru melihat langsung bagaimana pesanan tampil di layar mereka.
- Matikan Test Mode lalu buka toko. Setelah menu terlihat sudah benar dan tim sudah melihat sendiri alur pesanan dari scan ke dapur sampai disajikan, matikan Test Mode. Scan berikutnya adalah tamu sungguhan, dan pesanan berikutnya adalah pesanan asli.
Perlu setup pembayaran atau perangkat keras dulu?
Tidak — tidak ada yang perlu dikonfigurasi di kedua sisi itu. Hidangi tidak mengambil potongan dari pembayaran makanan atau mengalirkan uang lewat aplikasi sama sekali, jadi tidak ada pengajuan akun merchant, tidak ada card reader yang perlu disambungkan, dan tidak ada jadwal settlement yang harus ditunggu. Tamu memesan lewat halaman QR dan bayar langsung ke kasir, sama seperti pakai menu cetak biasa. Satu-satunya "perangkat keras" yang terlibat cuma apa pun yang sudah dipakai untuk mencetak kartu kecil — printer di rumah, printer kantor, atau percetakan terdekat.
Perlu foto profesional untuk mulai?
Tidak. Foto biasa — diambil sendiri pakai HP di bawah pencahayaan dapur atau ruang makan yang normal — gratis diunggah di semua paket, termasuk paket gratis. Tidak perlu lighting studio, food stylist, atau gambar hasil AI untuk menerbitkan satu hidangan. Kalau nanti ingin tampilan lebih rapi untuk item tertentu, itu add-on opsional terpisah, bukan syarat wajib untuk meluncurkan menu.
Apa yang perlu disiapkan sebelum mulai
Sebagian besar waktu setup sebenarnya bukan dihabiskan di dalam aplikasi — tapi untuk mengumpulkan beberapa hal di bawah ini lebih dulu. Menyiapkannya sebelum buka aplikasi bikin seluruh prosesnya lebih cepat.
| Yang perlu disiapkan | Kenapa perlu |
|---|---|
| Smartphone (iOS atau Android) | Untuk memasang aplikasi dan masuk sebagai Owner |
| Beberapa foto hidangan | Foto HP biasa sudah cukup — gratis di semua paket, tidak perlu sesi foto profesional |
| Daftar menu dan harga yang sudah fix | Lebih cepat kalau daftar ini sudah ditulis di kertas atau catatan sebelum mulai input item |
| Printer, atau akses ke printer | Untuk mengubah kode QR tiap meja jadi kartu fisik, stiker, atau table-tent |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Perlu foto profesional untuk mulai? Tidak. Foto biasa yang diambil sendiri gratis diunggah di semua paket. Tidak ada keharusan pakai gambar hasil AI atau menyewa fotografer cuma untuk menerbitkan menu.
Bisa dicoba dulu sebelum dipakai pelanggan sungguhan? Bisa. Test Mode memungkinkan sampai 10 pesanan uji coba sehari. Pesanan ini terpisah dari analitik asli, jadi bisa latihan seluruh alurnya — scan, pesan, tiket dapur, sajikan — tanpa mengubah angka penjualan sebenarnya.
Bagaimana kalau cuma ada satu atau dua staf? Justru untuk situasi itulah setup ini dirancang. Satu Owner masuk sekali pakai Apple atau Google, susun menu, dan cetak kode QR. Tamu memesan sendiri dengan scan QR di meja, jadi staf depan tidak perlu login terpisah cuma untuk menerima pesanan — staf cukup memantau layar dapur dan mengantar makanan.
Perlu setup payment gateway atau mesin EDC? Tidak. Hidangi memang tidak memproses pembayaran makanan sama sekali, jadi tidak ada yang perlu dikonfigurasi di situ. Tamu bayar di kasir setelah makan, persis seperti biasanya.
Berapa banyak meja yang bisa dipasangi kode QR? Paket berbayar mendukung jumlah meja tanpa batas, jadi bisa dicetak satu kode QR untuk tiap meja berapa pun jumlah meja yang dimiliki resto.
Siap untuk mulai?
Kalau sedang bersiap buka, aplikasinya sendiri gratis diunduh, dan dua langkah pertama — pasang dan masuk — cuma butuh beberapa menit. Sisanya bergerak mengikuti ritme menu sendiri — berapa pun lama waktu yang dibutuhkan untuk mendaftar hidangan dan mencetak beberapa kartu, kira-kira segitu juga waktu yang dibutuhkan untuk setup.


